Macam Macam Sistem Penggerak Roda Pada Mobil ,Truk dan Bus (part 3)

Standar

X5-XC90-Cayenne

sumber gambar ; Evsales.blogspot.com

Mobil mempunyai perbedaan masing masing yang tergantung pada model, manufaktur pembuat nya serta spesifikasi nya. Perbedaan mobil bukan hanya di tampilan luar nya saja ,tapi juga di bagian dalam nya termasuk sistem penggerak. Berbicara tentang sistem penggerak roda,  sistem ini terdiri dari macam macam jenis yaitu Front Wheel Drive, Rear Wheel Drive, All Wheel Drive, Part time All Wheel Drive, Full time All Wheel Drive dan Auto All Wheel Drive. Setelah di artikel artikel sebelum nya kita bahas Front Wheel Drive dan Rear Wheel Drive, sekarang saat nya membahas sistem penggerak semua roda alias All Wheel Drive

All Wheel Drive

1996_Toyota_CelicaGTFourST1851

sumber gambar ; supercars.net

All Wheel Drive atau bisa disebut AWD adalah sistem penggerak roda mobil dimana mesin menggerak semua roda di mobil. All Wheel Drive sendiri sebenar nya punya banyak jenis yang masing masing jenis tersebut tergantung pada tujuan mobil tersebut akan digunakan. Jenis jenis AWD diantara nya adalah AWD dengan center differential, full time AWD, part time AWD dan auto AWD. AWD dengan center differential sendiri adalah AWD yang sering digunakan pada mobil mobil sport dan supercar. AWD ini murni menggerakan ke empat roda. Sedangkan full time AWD dan part time AWD adalah sistem penggerak yang memberikan opsi pemilihan gear ratio lewat transfer case dan biasa  nya ditemui di mobil mobil yang digunakan di medan off road. Dan yang terakhir ,auto AWD adalah sistem penggerak yang hanya menggerakan semua roda saat dibutuhkan, apabila tidak dibutuhkan maka mobil hanya akan menggerakan roda depan atau belakang saja secara otomatis. Nah yang akan kita bahas sekarang adalah sistem AWD dengan center differential

subaru-impreza-wrx-sti-foreground-and-mitsubishi-lancer-evolution-photo-66205-s-986x603

sumber gambar ; caranddrriver.com

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, bahwa AWD dengan center differential adalah sistem penggerak yang menggerakan semua roda dan biasa nya ditemui di mobil sport atau mobil berperforma tinggi lain nya. Center differential adalah spare part penting untuk sistem penggerak ini. Seperti lazim nya fungsi differential lain nya ,fungsi center differential adalah mencegah roda roda agar tidak bergerak pada kecepatan yang sama untuk keamanan saat berbelok tetapi dalam hal ini yang diatur oleh center differential adalah roda depan dan roda belakang. Untuk center differential, setiap manufaktur pembuat mobil memiliki ciri khas nya masing masing. Misal nya Toyota dengan center differential dilengkapi dengan kopling viscous, Audi dengan center differential tipe torsen ataupun Subaru dengan center differential tipe planetary gear dilengkapi kopling viscous.

f9788f02508fea79e03ca6114c8c6632--car-posters-audi-quattro

sumber gambar ; pinterest.com

Setiap manufaktur pembuat mobil mempunyai trade mark tersendiri bagi teknologi mereka untuk sistem penggerak model ini, misal nya Audi dengan Quattro, Subaru dengan DCCD ataupun Mitsubishi dengan S-AWC. Lay out sistem penggerak ini juga macam macam, ada yang memakai mesin membujur, mesin melintang ataupun sistem FWD atau RWD yang diadaptasi menjadi AWD. Yang pasti tenaga dari mesin disalurkan ke gearbox dan disalurkan ke center differential terlebih dahulu sebelum disalurkan ke roda depan dan belakang.

diferencia-de-otros-sistemas

sumber gambar ; subaru.com.pe

Baru baru ini, penggunaan multiplate clutch pada center differential juga mulai marak dalam sistem penggerak model ini. Keuntungan nya adalah pembagian tenaga dari mesin kepada semua roda bisa dibuat sesuai keinginan manufaktur pembuat mobil, bukan hanya membagi 50% tenaga mesin untuk roda depan dan 50% untuk roda belakang seperti mobil mobil 90an dengan sistem penggerak model ini. Selain itu teknologi multiplate clutch dapat memberikan penguncian sementara center differential yang menyebabkan roda belakang dan depan mempunyai kecepatan sama saat akselerasi di jalanan lurus sehingga menghasilkan traksi sangat baik. Beberapa manufaktur juga memberikan opsi dimana pengemudi dapat mengendalikan penguncian center differential sendiri melalui tombol, seperti pada subaru DCCD dan Mitsubishi S-AWC. Ini dikarnakan multiplate clutch adalah perangkat yang dikendalikan secara elektronik.

2008-Mitsubishi-Lancer-Evolution-X-S-AWC-Mode-Shifter-1600x1200.jpg

sumber gambar ; seriouswheel.com

Kelebihan dari sistem penggerak ini adalah traksi mobil yang sangat baik. Traksi yang baik sangat dibutuhkan untuk mobil sport, supercar ataupun mobil berperforma tinggi lain nya, maka tak heran bila hampir semua mobil sport dan supercar menggunakan sistem penggerak model ini. Kelemahan nya adalah biaya yang sangat mahal untuk membuat mobil dengan sistem penggerak model ini.  Walaupun sistem penggerak model ini mempunyai kemampuan off road lebih baik daripada FWD dan RWD, tetapi bukan berarti adalah sistem AWD yang mempunyai kemampuan off road terbaik.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s